Menghitung usia kehamilan
December 19, 2007
Dari ayahbunda:
Menghitung Usia Kehamilan
Begitu dinyatakan positif hamil, saat itu pula Anda mulai menghitung usia kehamilan. Ada banyak cara. Mana yang paling akurat?
Seringkali ibu hamil tidak tahu pasti berapa usia kehamilannya, karena
waktu terjadinya pembuahan tidak diketahui secara pasti. Berikut
beberapa cara untuk menghitung usia kehamilan Anda.
Hari pertama haid terakhir
Di sini, daur haid yang jadi patokan. Berdasarkan tanggal itu, dokter
memperkirakan usia kehamilan dan tanggal kelahiran si kecil yang
dihitung berdasarkan rumus Naegele, yakni (hari+7), (bulan–3),
(tahun+1). Contohnya, bila haid terakhir tanggal 1 Juni 2003,
diperkirakan persalinan tanggal 8 Maret 2004.
Catatan:
* Rumus ini hanya bisa diterapkan pada wanita yang daur haidnya teratur, yakni antara 28-30 hari.
- Perkiraan tanggal persalinan sering meleset antara 7 hari sebelum
atau setelahnya. Hanya sekitar 5% bayi yang akan lahir sesuai
perhitungan ini.
- Untuk mengurangi kemungkinan terlalu melesetnya perhitungan pada
wanita yang daur haidnya pendek, akan ditambahkan beberapa hari dari
hari-H. Sedang yang daur haidnya panjang, akan dikurangi beberapa hari.
- Untuk bulan yang tidak bisa dikurangi 3, misalnya Januari, Februari, dan Maret, maka bulannya ditambah 9, tapi tahunnya tetap.
Powered by ScribeFire.
Entry Filed under: General. .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed